Tampilkan postingan dengan label leonardo da vinci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label leonardo da vinci. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 November 2010

Sidik Jari Membuktikan Keotentikan Lukisan Leonardo Da Vinci

111107049Siapa yang tak kenal dengan Leonardo davinci, seorang ilmuwan dan pelukis yang termasyur didunia yang terkenal dengan salah satu lukisan yang paling mahal dan fenomenal yang pernah ada didunia. Konon dalam menciptakan lukisannya leonardo sering mencantumkan identitas dirinya yang sengaja atau tidak disengaja di bubuhi atau di cantumkan dalam lukisannya atau dalam temuaannya.

Beberapa ciri tersebut dapat berupa goresan-goresan tertentu yang merupakan simbol atau kode yang menerangkan bahwa ini adalah hasil karya sang maestro. selain goresan atau simbol-simbol tertentu leonardopun sering meninggalkan jejak berupa sidik jari yang dibubuhi dalam lukisannya. Sangat mengagumkan sekali pada jamannya pemikiran sang maestro lebih maju beberapa abad ke depan karena pada jaman dimana sang maestro hidup teknologi koddan simbol masih sangat terbatas apalagi teknologi identifikasi dengan sidik jari!080815-lonardo-da-vinci-vmed-7a.widec

Beberapa saat yang lalu para peneliti sain art menemuan sidik jari di pojok kiri atas sebuah lukisan wajah misterius yang semula oleh beberapa kalangan diragukan bahwa lukisan ini adalah lukisan leonardo,dengan ditemukannya sidik jari ini menjadi petunjuk pasti bahwa itu adalah karya pelukis legendaris asal Italia, Leonardo da Vinci. Kini, lukisan yang pertama dilelang di balai lelang Christie’s New York pada 1998 itu ditaksir berharga GBP 100 juta (Rp 1,4 triliun).

Sebagaimana dikutip The Times, lukisan berukuran 33 x 23 sentimeter dengan kapur, pena, dan tinta tersebut bergambar wajah seorang wanita yang terlihat dari sisi kiri. Saat dilelang kali pertama, lukisan berjudul Young Girl in Profile in Renaissance Dress tersebut hanya terjual GBP 11,400 (Rp 170 juta). Di katalog pameran, ia masuk kategori ”lukisan beraliran Jerman awal abad ke-19”.

Menggunakan teknik telusur karbon dan analisis sinar inframerah, beberapa ahli awalnya ragu bahwa lukisan itu adalah karya Da Vinci. Namun, dengan ditemukannya jejak sidik jari tersebut, keyakinan para ahli tak tergoyahkan lagi.

Antiques Trade Gazette melaporkan, Peter Paul Biro, seorang ahli forensik seni dari Montreal, menemukan jejak sidik jari itu menggunakan kamera revolusioner multispektral (dikembangkan untuk kepentingan pemotretan benda luar angkasa) buatan perusahaan Lumiere Technology.

Biro merupakan pelopor penggunaan teknologi analisis sidik jari untuk menyelesaikan persengketaan terkait keotentikan sebuah karya seni. Analisis multispektral mengungkap masing-masing lapisan warna goresan dan mampu mengidentifikasi campuran pigmen pada pixel gambar tanpa harus mengambil sampel fisik.

Sidik jari yang ditemukan diperkirakan berasal dari ujung jari telunjuk atau jari tengah seseorang. Setelah dibandingkan dengan karya Leonardo lainnya, St Jerome, di Vatikan, hasilnya identik. St Jerome adalah karya Leonardo saat dia belum mempunyai asisten pada awal karirnya.

Martin Kemp, profesor emeritus bidang sejarah seni di Oxford University, yakin pada temuan itu. ”Setelah 40 tahun berkecimpung dengan urusan sejarah karya seni, saya pikir tidak akan bisa melihat akhir temuan ini,” katanya.

Profesor Kemp yakin bahwa sosok wanita dalam gambar tersebut adalah La Bella Principessa. Itu adalah gelar buat Bianca Sforza, putri kandung Ludovico Sforza, Duke of Milan (1452-1508) dari salah seorang selirnya, Bernardina Corradis.

Jika benar karya Leonardo, lukisan tersebut akan menjadi satu-satunya karyanya yang dilukis di atas kulit binatang dan diketahui publik.

Lukisan itu dibeli oleh seorang pedagang seni New York, Kate Ganz, pada 1998. Dia lalu menjualnya kembali kepada seorang warga Kanada, Peter Silverman, 2007

Dengan adanpenemuan pada lukisan ini menambah mahal dan menunjukan ciri dan identitas sang pencipta lukisan ini asli adanya dan ini merupakan suatu jaminan semacam bukti sertifikasi keotentikan lukisan sang maestro Leonardo davinci.

sumber : diambil dari beberapa sumber,kompas

Misteri Terbaru Lukisan Leonardo da Vinci

virgin of the rocks

Pemugaran lukisan berjudul "Virgin of the Rocks" berhasil mengungkapkan detail-detail yang selama ini sulit untuk dilihat secara kasat mata. Pemugaran itu juga menunjukkan bahwa lukisan tersebut dibuat sendiri oleh sang maestro, Leonardo da Vinci, tanpa bantuan asistennya, seperti yang sering diduga.

Demikian menurut pengelola museum National Gallery di London, Inggris, Rabu 14 Juli 2010. Museum itu mengerahkan tim untuk memugar lukisan Virgin of the Rocks, yang membutuhkan waktu selama 18 bulan.

Pemugaran itu diantaranya membersihkan lapisan pernis pada lukisan yang kualitasnya sudah jauh menurun sejak terakhir dipugar di penghujung dekade 1940-an sehingga membuat lukisan terlihat buram.
Pembersihan pernis lama tersebut memungkinkan para pakar untuk melihat lebih
dekat goresan-goresan asli da Vinci melalui kuas. Pembersihan itu mengungkapkan gaya melukis da Vinci, terutama di bagian-bagian yang gelap. Ini memberi kesan bahwa da Vinci membuat goresan-goresan yang khas pada gambar bebatuan.

Restorasi itu juga menegaskan bahwa da Vinci tampaknya melukis sendirian dan sengaja membuatnya tidak selesai.

Proyek pemugaran menunjukkan adanya bekas sketsa tangan pada gambar malaikat hingga gambar kepala tokoh-tokoh utama di lukisan itu. Ini konsisten dengan karya-karya da Vinci lainnya.

Dikenal sebagai "perfeksionis sejati," da Vinci diduga meninggalkan lukisan itu dalam keadaan belum selesai karena saat itu dia berharap bisa menyelesaikannya di lain waktu. Demikian ungkap juru bicara museum, Thomas Almeroth-Williams.

Di masa lampau, para cendekia yakin bahwa da Vinci dibantu oleh sejumlah asisten saat mengerjakan Virgin of the Rocks. Ini berdasarkan asumsi adanya guratan-guratan yang terlihat berbeda.

Lukisan itu diduga dibuat antara 1491 hingga 1508. Pada 2005, menggunakan teknologi infra merah, para pakar menemukan dua bentuk sketsa yang tersembunyi di bawah permukaan lukisan. Bentuk yang satu tidak pernah dilukis, sedangkan yang lain mengungkapkan bahwa da Vinci berulang kali berubah pikiran atas subyek yang ingin dia gambar.

Setelah dipugar, lukisan itu sejak Rabu lalu dipamerkan kembali di National Gallery.

Sumber : Associated Press

Mona Lisa

Mona Lisa, atau La Gioconda (La Joconde), adalah lukisan minyak di atas kayu poplar yang dibuat oleh Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Lukisan ini sering dianggap sebagai salah satu lukisan paling terkenal di dunia dan hanya sedikit karya seni lain yang menjadi pusat perhatian, studi, mitologi, dan parodi. Lukisan ini dimiliki oleh pemerintah Perancis dan dipamerkan di Musée du Louvre di Paris.

Lukisan setengah badan ini menggambarkan lukisan wanita yang tatapannya menuju pengunjung dengan ekspresi yang sering dideskripsikan sebagai enigmatik atau misterius.

Nama atau judul lukisan Mona Lisa berasal dari biografi Giorgio Vasari tentang Leonardo da Vinci, yang terbit 31 tahun setelah ia meninggal dunia. Di dalam buku ini disebutkan bahwa wanita dalam lukisan ini adalah Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha Firenze yang kaya bernama Francesco del Giocondo.Mona dalam bahasa Italia adalah singkatan untuk madonna yang artinya adalah "nyonyaku". Sehingga judul lukisan artinya adalah Nyonya Lisa. Dalam bahasa Italia biasanya judul lukisan ditulis sebagai Monna Lisa (dengan n ganda).

Lalu La Gioconda adalah bentuk feminin dari Giocondo. Kata giocondo dalam bahasa Italia artinya adalah "riang" dan la gioconda artinya adalah "wanita riang". Berkat senyum Mona Lisa yang misterius ini, frasa ini memiliki makna ganda. Begitu pula terjemahannya dalam bahasa Perancis; La Joconde.

Nama Mona Lisa dan La Gioconda atau La Joconde menjadi judul lukisan ini yang diterima secara luas semenjak abad ke-19. Sebelumnya lukisan ini disebut dengan berbagai nama seperti "Wanita dari Firenze" atau "Seorang wanita bangsawan dengan kerudung tipis".



sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Mona_Lisa

Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri!

Legenda Leonardo da Vinci terselubung misteri. Bagaimana dia meninggal? Apakah masih dikubur di Chateau Prancis bersama Renaisans master? Apakah Mona Lisa potret diri yang disamarkan?

Sekelompok ilmuwan Italia percaya bahwa kunci untuk memecahkan teka-teki itu ada. Dan mereka meminta izin dari otoritas Prancis untuk menggali kuburan dan melakukan tes karbon dan tes DNA.

Jika tengkorak utuh, para ilmuwan bisa masuk ke jantung pertanyaan yang mengusik sarjana dan masyarakat selama berabad-abad yaitu identitas Mona Lisa.

Selain itu menciptakan secara virtual dan merekonstruksi wajah Leonardo, dan membandingkan dengan wajah yang tersenyum di lukisan.

“Kami tidak tahu apa yang kita temukan jika makam dibuka, kita bahkan bisa saja menemukan biji-bijian dan debu,” kata Giorgio Gruppioni, seorang antropolog yang berpartisipasi di proyek itu.

“Tapi jika tetap dijaga dengan baik, mereka adalah arsip biologis peristiwa dalam kehidupan seseorang, dan kadang-kadang dalam kematian mereka.”

Pemimpin kelompok, Silvano Vinceti, mengatakan akan menekankan rencananya itu pada pejabat Prancis yang berwenang di situs pemakaman di Puri Amboise.

Di Prancis, penggalian membutuhkan prosedur hukum yang panjang, dan sebelum-sebelumnya akan memakan waktu lebih lama lagi, jika melibatkan orang besar seperti Leonardo.

Jean-Louis Sureau, direktur puri abad pertengahan yang terletak di Lembah Loire Prancis mengatakan, setelah permintaan formal dibuat maka sebuah komisi ahli dibentuk. Setiap permintaan kemudian akan didiskusikan dengan Departemen Kebudayaan Perancis, kata Sureau.

Leonardo pindah ke Prancis atas undangan Raja Francis I dan mendapat gelar “pelukis pertama raja.” Ia menghabiskan tiga tahun terakhir hidupnya di sana, dan meninggal di Cloux, pada tahun 1519 dengan usia 67 tahun.

Tempat pemakaman aslinya adalah di gereja istana Saint Florentine yang hancur saatRevolusi Perancis dan diyakini akhirnya dipindah di Kapel Saint-Hubert dekat benteng. Batu nisan hanya tertulis “Leonardo da Vinci”.

“Makam Amboise itu makam simbolis dan menimbulkan tanda tanya besar,” kata Alessandro Vezzosi, direktur sebuah museum yang didedikasikan untuk Leonardo di kota kelahirannya Tuscan Vinci.

Vezzosi yang tidak terlibat dalam proyek, mengatakan bahwa menyelidiki makam bisa membantu mengidentifikasi tulang pelukis itu dengan pasti dan memecahkan pertanyaan-pertanyaan lainnya, seperti penyebab kematiannya.

Dia bilang dia diminta untuk membuka makam pada tahun 2004 untuk mempelajari tetapi Puri Amboise menolaknya.[ito]

coba bandingkan gan..katanya lukisan monalisa adalah gambar diri davinci sendiri yang dilukis nya sambil bercermin. [*]CPS:INLH/GO

MONALISA

1505 leonardo mona lisa Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri!
DA VINCI

leonardo sm Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri!

bf9af992fe Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri!

leonardodavincimonalisa Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri!

Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri 150x150 Lukisan Monalisa Adalah Lukisan Wajah Leonardo Da Vinci Sendiri!


Jumat, 05 November 2010

Profil Leonardo da Vinci


[Image]

Leonardo da Vinci (lahir di Vinci, propinsi Firenze, Italia, 15 April 1452 – meninggal di Clos Lucé, Perancis, 2 Mei 1519 pada umur 67 tahun) adalah arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna.Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan juga kuliner.

Latar Belakang
Leonardo lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, propinsi Firenze, Italia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya yaitu Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.

Pada tahun 1476 tertuduh dengan kasus homoseksual dengan seorang model laki-laki berusia belasan tahun yang bernama Jacopo Saltarelli. Sehingga beberapa tahun itu Leonardo selalu berada di bawah pengawasan yang berwenang

Pada usia belia, beliau sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze.Ada kabar mengisahkan Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri. Selain menjadi pelukis Leonardo juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati(Duke) di sana.Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah Kuda Sforza yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma

Sementara itu ia membantu Raphael dan Michaelangeo dalam merancang katedral Santo Petrus.Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, di kemudian hari tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran.

Mahakaryanya, Jamuan Terakhir(The Last Supper) pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah Mona Lisa yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.

Setelah wafatnya, sangat kuat ditengarai bahwa beliau pernah memegang peranan sebagai orang terkuat di sebuah organisasi rahasia bernama Priory of Sion yang berlaskarkan Knights Templar. Apakah organisasi rahasia ini? Banyak fakta mengarahkan pada suatu dugaan bahwa Priory of Sion merupakan sebuah organisasi yang menjaga ketat-ketat rahasia sejarah kristiani menurut versi yang berbeda dari kitab Injil yang beredar di masyarakat. Yang dirahasiakan adalah mengenai siapa mesias yang sesungguhnya dan kemungkinan Yesus tidak menjalankan hukum selibat. Dalam versi yang sempat menimbulkan kontroversi ini diyakini bahwa Mesias yang sesungguhnya adalah Santo Yohanes Pembaptis, hal tersebut tersirat dari kekerapan Da Vinci melukis Sang Santo dalam posisi telunjuk menuding ke atas sebagai simbolisasi 'Putra Allah'. Versi yang tak kalah mengagetkannya adalah kemungkinan Maria Magdalena si bekas perempuan sundal diperistri oleh Yesus. Namun semua hal tersebut tidak terbukti kebenarannya, hingga saat ini, sehingga tudingan ini hanya dianggap sebagai langkah untuk memojokkan posisi umat Kristiani.
sumber : http://tulisdunia.blogspot.com/2009/09/profil-leonardo-da-vinci.html

Da Vinci “Ramalkan Kiamat Tahun 4006”


Sebuah catatan untuk buku harian anda: Leonardo da Vinci meramalkan bahwa dunia akan berakhir pada 1 November 4006, menurut seorang peneliti Vatikan.

Sabrina Sforza Galitzia mengatakan petunjuk tersebut dapat ditemukan dalam lukisan dinding ‘Last Supper da Vinci.’ Ditengah-tengah jendela setengah lingkaran, di atas lukisan Yesus Kristus bersama para pengikutnya sebelum disalib tertulis teka-teki “matematika dan astrologi” yang telah ia uraikan.

Ia mengklaim telah berhasil memecahkan bahwa da Vinci meramalkan dunia berakhir dalam sebuah “banjir bah” yang akan dimulai pada 21 Maret 4006 dan berakhir 1 November pada tahun yang sama. Sejumlah dokumen menunjukkan bahwa ia meyakini bahwa ini akan menandai “awal baru bagi umat manusia”, ujar Ms. Sforza Galitzia.

“Kode da Vinci --- Bukan hanya dipopulerkan oleh Dan Brown,” imbuhnya.

Ms. Sforza Galitzia, mantan peneliti manuskrip da Vinci, dari Universitas California, Los Angeles, yang saat ini bekerja pada arsip Vatikan.

Tahun lalu, Vatikan telah menerbitkan penelitiannya, ‘The Last Supper’ dari Leonardo di Vatikan, di mana ia menguji permadani hiasan dinding ‘The Last Super’ yang dibuat untuk King Louis XIII dari Perancis, berdasarkan desain da Vinci untuk sebuah lukisan dinding terkenal di Milan.

Ia mengatakan, ia sedang bekerja pada sebuah sekuel yang akan menjelaskan kode tersembunyi da Vinci, dengan menyertakan tanda-tanda perbintangan menggunakan 24 huruf Latin untuk merepresentasikan 24 jam dalam sehari.

‘The Last Supper’ memiliki ukuran 460cm x 880cm (15x29 kaki), menutup seluruh dinding pada Biara Santa Maria delle Grazie di Milan. Da Vinci mulai mengerjakannya pada 1495 dan berakhir pada 1498. Karyanya tersebut pernah direstorasi antara 1978 dan 1999 yang kemudian keadaannya semakin memburuk.

Dalam novelnya pada 2003, The Da Vinci Code, yang telah difilmkan pada 2006 yang dibintangi Tom Hanks sebagai “simbologi” Harvard bernama Robert Langdon. Don Brown menunjukkan bahwa figure tangan kanan Yesus dalam The Last Supper bukanlah Apostle John namun Maria Magdalena, dan dia mengandung anak Yesus ketika Yesus disalib, dan melanjutkan garis keturunannya.

Novel dan film tersebut ditentang oleh kelompok Gereja karena secara historikal tidak akurat serta melecehkan nama Tuhan. (The Times/sua)

sumber : http://erabaru.net/sejarah/56-sejarah/11593-da-vinci-ramalkan-kiamat-tahun-4006

SEJARAH LEONARDO DA VINCI

SEJARAH LEONARDO DA VINCI

Leonardo Da Vinci. Pasti sudah pada dengar nama si om ini, jujur aja kalo aku sich baru baru ini aja dengar nama Da Vinci, itu juga karena ada film di bioskop yang menggunakan kata-kata Da Vinci Code. Dulu pernah denger tapi gak tau siapa sebenarnya Da Vinci.Karena punya bukunya tentang si Om, ya udah ku sharing aja.Leonardo Davinci adalah orang italia dan dia dikatakan sejarah adalah orang brilian dan jenius yang pernah di muka bumi ini.

Leonardo Da Vinci di lahirkan tahun 1452 dekat kota Florence, Italia. Dan kepalanya dimasukkan ke liang kubur tahun 1519. Dia itulah Leonardo dan Vinci. Abad demi abad tak membuat guram reputasinya selaku mungkin genius yang paling brilian yang pernah hidup di planit bumi ini. Kalau saja ada daftar "orang-orang termasyhur" sudah pasti Leonardo da Vinci tercantum nomor wahid diantara lima puluh tokoh lainnya. Tetapi, bakatnya dan reputasinya tampaknya dilebih-lebihkan jika diukur dari pengaruhnya terhadap sejarah.

Dalam buku catatannya, Leonardo meninggalkan sketsa banyak penemuan-penemuan modern, misalnya masalah pesawat terbang dan kapal selam. Karena catatan itu sekedar membuktikan kebrilianan dan orisinalitas, tak adalah pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Pertama, Leonardo tidaklah membuat model dari penemuan-penemuan itu. Kedua, meskipun ide-idenya amat cemerlang, tak menunjukkan bahwa ide-ide itu dapat dilaksanakan. Taruhlah ide-ide tentang pesawat terbang dan kapal selam itu: Jauh lebih sulit membuat model untuk pembuatan kongkritnya. Yang namanya penemu besar bukanlah sekedar mereka yang punya ide-ide brilian tetapi gagal mewujudkannya, tetapi yang disebut penemu besar itu adalah orang-orang seperti Thomas Edison, James Watt atau Wright bersaudara yang punya bakat mekanik dan ketekunan menggarap perincian-perincian dan mengatasi kesulitan pembuatannya hingga betul-betul berfungsi. Leonardo tidak lakukan hal macam ini.

Lebih jauh dari itu, kendati sketsa-sketsanya memuat juga perincian-perincian yang diperlukan agar penemuannya bisa berwujud, toh masih ada juga bedanya, karena penemuan-penemuan itu cuma terkubur di buku catatan dan baru diterbitkan berabad-abad sesudah Leonardo sendiri mati. Pada saat catatan-catatannya diterbitkan (yang kebetulan teksnya ditulis di atas kaca), ide-ide yang termaktub dalam penemuan itu sudah ditemukan pula oleh orang-orang lain secara berdiri sendiri. Kita berkesimpulan, sebagai ilmuwan dan penemu, Leonardo tak punya pengaruh penting.

Pencantuman Leonardo dalam daftar ini karena itu disebabkan terutama pada karya-karya artistiknya. Leonardo memang seorang seniman kelas tinggi walau tidak setenar Rembrandt, Raphael, Van Gogh atau El Greco. Diukur dari akibat-akibat yang ditimbulkannya dalam hal perkembangan seni berikutnya, pengaruhnya jauh lebih kecil ketimbang Picasso maupun Michelangelo.

Leonardo punya kebiasaan yang patut disayangkan. Dia memulai sesuatu proyek dengan ambisi yang berkobar-kobar, tetapi tak pernah merampungkan sebagaimana mestinya. Katakanlah dia itu "panas-panas tai ayam." Akibatnya, hasil lukisannya yang tuntas jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang karya pelukis-pelukis yang disebut di atas. Karena terlampau sering dia pindah dari satu lukisan yang belum rampung ke lukisan lainnya lagi, Leonardo berhasil membagi-bagi bagian penting dari bakatnya yang luar biasa. Walau tampaknya kikuk, menganggap Leonardo seorang yang kurang begitu becus padahal dialah pencipta lukisan Mona Lisa, tetapi ini sudah jadi kesimpulan yang lazim dilakukan oleh mereka para ahli yang menyelidiki karier Leonardo.

Mungkin saja Leonardo da Vinci orang yang paling berbakat yang pernah hidup, tetapi kelestarian karyanya relatif kecil. Dan meskipun dia seorang arsitek masyhur, tampaknya dia belum pernah mendirikan bangunan yang betul-betul terbangun. Dan tak satu pun karya patung pahatnya yang masih bisa ditemukan sekarang. Peningggalan hasil bakatnya yang indah terdiri dari sejumlah sketsa, beberapa lukisan yang menakjubkan (tak sampai dua puluh lima jumlah yang masih tinggal), dan seperangkat catatan-catatan yang bisa membikin orang abad ke- 20 terbengong-bengong atas kegeniusannya, tetapi sedikit atau bahkan tak ada samasekali pengaruhnya terhadap ilmu pengetahuan atau pun bidang penemuan. Tetapi, betapa pun selangit bakatnya, tidaklah dia tergolong seratus tokoh yang berpengaruh yang pernah hidup di atas bumi kita yang bundar ini.

sumber : http://www.jinkurakura.blogspot.com/2009/05/sejarah-leonardo-da-vinci.html